dunia diseberang keringat

6:16 AM
aku punya temen yang rela jadi tukang pasir selama 2 taun, cuma biar bisa ngumpulin duit buat beli turntable, walo cuma yang seken, tapi akhirnya kebeli juga.
temenku juga ada yang rela nggak njelimet di dunia yang dicintai sekaligus dikuasainya, cuma demi permintaan srikandinya yang sebenernya nggak masuk akal dan penuh kekeras-kepalaan, dan akhirnya sekarang dia lagi nunggu kelahiran jagoan kecilnya.
tapi ada juga temenku yang sampe berak darah meres keringat nyari duit demi cinta, yang berakhir pulang hanya dengan hati yang patah.
ada lagi yang udah ngeluarin duit sedemikian banyak demi impian yang disebutnya sebagai masa depan, harus menunduk dihadapan pertanyaan "bagaimana hasilnya?"
jadi tolong teman, jika ada yang bisa kasi tau apa relevansi antara pengorbanan dengan hasil?kalau buntutnya kamu cuma bisa bilang, "itu semua udah ada yang ngatur..."





Read On 1 comments

untitled

7:12 AM
Halamannya pun sudah menjadi semak..aku ingat saat memikul tanah dari kuburan di belakang tempat itu bersama kalian.
ada seorang yang diam mengamati dari atas bangku. lalu bertanya "apa yang kalian lakukan?".
kita pun diam sejenak....lalu seseorang dari kita menjawab "melakukan sesuatu..".
Masa itu sudah berlalu bro, biar halaman itu kini dipenuhi semak dan banyak reptil buas di dalamnya, what the hell...
yang jelas kita sudah pernah melakukan sesuatu di sana, dan yang terpenting tidak ada seorangpun yang menyesal kan??
Ya kan her? :p
daB!





Read On 0 comments